Penusukan Syekh Ali Jaber, Polda Jabar Siap Amankan Acara Keagamaan

Penusukan Syekh Ali Jaber, Polda Jabar Siap Amankan Acara Keagamaan

Ali Jaber - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Penusukan Syekh Ali Jaber, Polda Jabar Siap Amankan Acara Keagamaan – Peristiwa penusukan penceramah Syekh Ali Jaber ke Masjid Falahuddin, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Minggu sore, 13 September 2020, membuat Kepolisian RI mengeluarkan kebijakan untuk mengamankan kegiatan keagamaan, tak terkecuali pada Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, dari kejadian Syekh Ali Jaber, saat ini AS Ops Kapolri mengeluarkan telegram khusus untuk semua internal pada seluruh Indonesia untuk melaksanakan pengamanan.

Melansikan dari https://christian-mommies.com/ . “Jadi jangan sampai ini menjadi polemik, kami tetap amankan semuanya,” ujar Rudy pada wartawan ke Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (15/9/2020).

1. Semua yang memberitahu kegiatan keagamaan akan memberikan pengamanan

Ia menuturkan, pengamanan akan memberikan selama pihak penyelenggara mengajukan atau menginformasikan pada pihak kepolisian. Jika laporan tersebut tersampaikan, polisi akan memberikan penjagaan.

“Kalau mau diamankan beritahukan kami, kalau enggak kan, gak tahu kami. Semua yang memberitahukan ke kami, kami amankan,” ungkapnya.

2. MUI Jabar minta Polri hadir pada masyarakat dalam kondisi seperti saat ini

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar Rachmat Syafei mengatakan, dengan kondisi seperti saat ini, Polri mengharapkan bisa hadir pada masyarakat.

3. Wali Kota Bandung minta masyarakat percayakan pengungkapan kasus tersebut pada polisi

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Oded M Danial juga meminta agar kasus penusukan Syekh Ali Jaber terusut secara tuntas. Adapun masyarakat terutama umat muslim dalam kondisi seperti ini, mengharapkan tidak terpancing emosi dan bisa menyerahkan semuanya pada pihak kepolisian.

“Saya kira serahkan kepada yang berwenang, aparat yang lebih paham,” katanya.

4. Pelaku sudah tertangkap dan menjadi tersangka

Syekh Ali Jaber tertusuk seorang pemuda pada Masjid Falahuddin, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung. Kala itu, ia sedang menghadiri acara wisuda khatam Al-Qur’an.

“Acara baru mulai, belum 15 menit. Ada spanduk acara wisuda khatam Al-Qur’an, lalu ada anak saya bilang mana anak yang wisuda boleh naik panggung, Alhamdulillah posisi anak ini ada pada sebelah kiri, bukan kanan,” ujar Ali Jaber saat mewawancara TvOne beberapa hari lalu.

Saat ini pelaku yang terketahui bernama Alfin Andrian (24 tahun), sudah tertangkap dan tetapkan menjadi tersangka. Atas perbuatannya, pelaku terancam terjerat pasal berlapis.