Pasien Positif COVID-19 Mengamuk Kejar dan Peluk Paksa Warga

Pasien Positif COVID-19 Mengamuk, Kejar dan Peluk Paksa Warga

Pasien Positif COVID-19 Mengamuk KejarĀ  Warga

Pasien Positif COVID-19 Mengamuk KejarĀ  Warga – Pandemi corona masih menghantui siapa saja masyarakat Indonesia. Penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia masih terus terjadi. Meski angka kesembuhan mengalami peningkatan yang signifikasn, bukan berarti virus corona sudah menghilang.

Baca juga : Meninggal Dunia, Perjalan Karier Sang Aktor Ternama Henky Solaiman

Kebijakan jaga jarak dan PSBB sebaiknya ditaati demi memutus rantai penyebaran. Begitu pula dengan masyarakat yang dinyatakan positif untuk secara suka rela pergi ke rumah sakit rujukan corona guna menjalani pengobatan. Tidak seperti pasien positif yang satu ini, saat dijemput dia mengamuk dan peluk paksa warga yang merekam.

Pasien Dijemput

Melansir dari akun daftar live22 YouTube tvOneNews, Minggu (17/5/2020), seorang pasien positif Corona Covid-19 terlihat dijemput oleh petugas medis.

Pasien berinisial AR (40) ini nantinya akan di bawa ke rumah sakit guna menjalani karantina.

Mengamuk dan Paksa Peluk Warga

Saat proses penjemputan, pasien positif Covid-19 ini terlihat sempat mengamuk. Tidak tanggung-tanggung, pria berinisial AR ini sampai peluk paksa warga dan wartawan yang sedang merekam dirinya.

Diduga, aksi tersebut karena malu telah dijemput paksa oleh petugas kesehatan. Terlebih, di sepanjang gang rumahnya dipenuhi oleh beberapa petugas dengan mengenakan APD dan atribut corona lengkap.

Dirujuk ke Rumah Sakit

Dibantu aparat kepolisian, akhirnya pihak medis berhasil membujuk AR untuk ikut ke rumah sakit. Pasien positif corona ini nantinya di karantina di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soekardjo, Tasikmalaya.

Pria berinisial AR dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 usai hasil tes swab keluar pada Jumat (15/5/2020).

Sudah Menjalani Perawatan sebelumnya

Diketahui, pasien berinisial AR (40) ini sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Akan tetapi, setelah beberapa hati AR diperkenankan untuk kembali ke rumah.

Namun tetap dengan syarat yang harus dilakukan, yakni bersedia melakukan isolasi mandiri.

Data Terbaru di Indonesia

Berdasarkan data yang diambil di laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kemkes.go.id, hingga Sabtu (16/5/2020) jumlah kasus positif telah mencapai angka 17.025. Adapun, pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 3.911 jiwa dan korban meninggal sebanyak 1.089 jiwa.

Sementara, jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) tercatat mencapai 269.449 jiwa. Untuk jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) tercatat telah mencapai angka 35.069 jiwa.

Sumber : merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *