KPK Terapkan WFH Mulai Senin Pekan Depan

KPK Terapkan WFH Mulai Senin Pekan Depan

KPK Terapkan WFH Mulai Senin Pekan Depan

KPK Terapkan WFH Mulai Senin Pekan Depan, – KPK menerapkan sistem work from home atau bekerja dari rumah sebagai imbas dari 23 pegawai. Dan satu tahanan dinyatakan positif virus Korona (Covid-19). Kantor lembaga antirasuah tersebut juga akan ditutup sementara pekan depan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, Jumat. ”Menyikapi itu maka tadi telah dilaksanakan rapat pimpinan bersama jajaran eselon I, II. Kemudian kita memutuskan bahwa terhitung nanti sejak Senin 31 Agustus sampai dengan Rabu tanggal 2 September kita full bekerja dari rumah. Dalam artian kantor kita tutup selama tiga hari tersebut,” kata Nawawi.

Namun, menurut Nawawi, tetap ada sejumlah pegawai dari Kedeputian Penindakan yang diizinkan tetap bekerja di kantor. Sebab, ada sejumlah pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dari rumah. ”Kecuali kepada beberapa rekan personel di bagian Deputi Penindakan yang tentu akan disikapi oleh Kedeputian Penindakan. Bagaimana mungkin kalau mereka tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan seluruh pegawai KPK akan bekerja di rumah (BDR) atau work from home (WFH). Akibat 23 pegawai dinyatakan positif terpapar virus corona atau COVID-19.

“KPK mengambil kebijakan bekerja di rumah (BDR) untuk seluruh pegawai KPK dimulai Senin, 31 Agustus 2020 sampai Rabu, 2 September 2020,” kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Selama WFH, seluruh area Gedung KPK disemprot disinfektan

Meski begitu, ada pegawai pada bagian-bagian tertentu yang harus bekerja di kantor (BDK). Hal ini karena sifat pekerjaannya tetap harus bekerja di kantor. KPK pun menerapkan pengaturan sistem kerja shift dan protokol kesehatan yang ketat.

“Selama masa tersebut, akan kembali dilakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh area gedung baik Gedung Merah Putih, ACLC, dan Rutan cabang KPK baik yang di Gedung merah putih, Kavling C1 maupun Pomdam Jaya Guntur,” jelas Ali.

Total 24 orang di lingkungan KPK terjangkit COVID-19

KPK sebelumnya telah melakukan beberapa kali tes rapid dan tes swab yang diiringi dengan proses lanjutan bagi pegawai yang terdeteksi positif COVID-19. Para pegawai yang dinyatakan positif COVID-19, telah melakukan isolasi mandiri.

“Dari pemeriksaan terakhir, diketahui saat ini total ada 23 pegawai KPK baik pegawai tetap maupun outsourching dan satu orang tahanan yang positif COVID-19. Seluruhnya saat ini berada dalam pengawasan pihak layanan kesehatan di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Dari 24 orang tersebut, Ali mengatakan, ada empat penyidik KPK yang terjangkit COVID-19. Salah satunya, penyidik senior Novel Baswedan. Dia kini juga telah melakukan isolasi mandiri.