Kondisi Terbaru Anak dari Pahlawan Nasional yang Sedang Sakit Parah

Kondisi Terbaru Anak dari Pahlawan Nasional yang Sedang Sakit Parah

KeadaanTerbaru Anak dari Pahlawan Nasional

Kondisi Terbaru Anak dari Pahlawan Nasional – Baru-baru ini, aktor tampan Zack Lee mengungkapkan kondisi Kores, salah satu anak dari Pahlawan Nasional Indonesia. Kondisi dari anak Mayor TNI Johannes Abraham itu begitu memprihatinkan. Bahkan Kores tengah bertahan dengan kondisi kesehatan yang kian hari kian memburuk.

Baca juga : Penjual Casing HP, Dihina Banyak Orang Kini Kaya Raya

Melihat bagaimana kondisi Kores yang tak berdaya, Zack Lee lantas melakukan penggalangan dana. Staf Presiden Jokowi ikut ambil peranan untuk membantu Kores. Simak informasinya berikut ini.

Kondisi Terkini

Kores yang kondisinya kurus kering dan sakit akhirnya menerima perawatan di rumah sakit. Dia diketahui sakit TBC dan baru saja masuk RS.

Kores juga harus menjalankan beberapa tes lain untuk mengetahui kondisi kesehatannya, termasuk tes Covid-19. Sayangnya teman serta kerabat belum diperbolehkan menjenguk, hingga ada kabar terbaru.

“Sakit TBC. Hari ini baru masuk. Cuma belum ada yang bisa jenguk, karena harus tes covid, dan lain-lain,” ujar Zack yang dihubungi merdeka.com, Kamis (14/5).

Zack Lee mengunggah potret Kores yang tengah diperiksa tim medis dan baru selesai dikenakan infus. Zack menyatakan Kores begitu terbantu dengan dukungan seluruh teman, terutama Jodi.

“Hari ini kores udah masuk rumah sakit. Terima kasih banget buat semua support kalian. Lets pray for a miracle,” tulis Zack dalam caption.

Staf Presiden Turun Tangan

Setelah kondisi kesehatan Kores viral, pemerintah memberikan respons. Zack mengaku eglise-apostolique-armenienne.org dihubungi langsung oleh staf Jokowi.

“Iya dihubungi. Kaget juga, tapi ya Alhamdulillah. Harus sembuh,” kata Zack.

“Tapi tadi sudah dihubungi sama staf presiden, jadi sepertinya mereka turun tangan juga. Puji Tuhan,” tambahnya.

Berteman Dekat dengan Zack Lee

Kores yang berdarah Papua sudah cukup lama tinggal di Jakarta. Zack sudah mengenalnya sejak 15 tahun lalu, dan sering nongkrong bersama di wilayah Blok M. Setiap harinya untuk perawatan di rumah, Kores dibantu oleh Noel, seorang sahabatnya juga.

“Iya teman nongkrong di Blok M sudah lama banget, 15 tahunan. Tahu sakit sudah lama. Emang teman aku Noel yang urusi rawat jalan dan lain lain,” ujar Zack.

Kores Berusaha Hidup Sendiri

Selama ini Kores menahan sakit dalam tubuh kurusnya sendirian. Meski memiliki keluarga besar, dia tidak ingin merepotkan orang lain dan belum berkeluarga.

Meski keadaan sakit, sebelumnya Kores masih sanggup jalan-jalan dan memasak. Namun kemarin tiba-tiba jatuh sakit lagi.

“Kemarin-kemarin sudah mendingan jauh sebenarnya, sudah bisa ngulek sambal, bisa jalan-jalan dan sebagainya. Sekarang langsung drop lagi,” kata Zack.

“Keluarga besar ada. Dia sendiri belum berkeluarga,” tambahnya.

Kores Anak Pahlawan Asal Papua

Ayah Kores merupakan salah satu pahlawan nasional. Dia bernama Johannes Abraham Dimara yang lahir di Biak Utara, Papua, pada 16 April 1916. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di Ambon, Johannes lanjut sekolah di pertanian, Laha hingga 1940.

Setelah menuntaskan jenjang pendidikan di Sekolah Pedidikan Injil, dia menjadi guru Injil di Pulau Buru, Maluku. Sosoknya yang mengagumkan dalam serta jasanya bersama Dr. J. Leimena, diangkatlah menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.

Johannes Leimena, sahabat Abraham yang berjuang bersama, hingga berhasil menjadi menteri selama 21 tahun tak terputus selama jabatan Soekarno. Berselang 3 tahun, Abraham menyusul Leimena kembali ke pangkuan Sang Pencipta pada 20 Oktober 2000 di Jakarta.

Berjuang dalam Pembebasan Irian Barat

Mayor J. Abraham menunjukkan kecintaannya pada Tanah Air melalui Pengibaran Bendera Merah Putih di Namlea, pulau Buru. Kemudian berjuang membebaskan wilayah Irian Barat dari kekuasaan Belanda. Sampai dirinya diangkat sebagai Ketua OPI (Organisasi Pembebasan Irian Barat).

Abraham yang telah resmi menjadi anggota TNI ditangkap oleh Tentara Belanda dan dibuang ke Digul. Baru bisa bebas pada 1960.

DUkung Irian Barat Kembali ke NKRI

Pada masa Presiden Pertama, Soekarno mengumandangkan Trikora. Kala terjadinya konflik selama sekitar 2 tahun usaha menyatukan wilayah Irian Barat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Seruan Trikora yang berlangsung di Alun-alun Utara Yogyakarta oleh Soekarno, bersama Mayor Abraham sebagai perwakilan pemuda Papua.

Tercetuslah Perjanjian New York pada 1962, Abraham sebagai delegasi bersama Menteri Luar Negeri Indonesia. Hasil perjanjian yang mengharuskan Kerajaan Belanda menyerahkan Irian Barat menjadi bagian dari NKRI.

Inspirasi Pembuatan Patung Pembebasan Irian Barat

Perayaan kemenangan yang menggelora di Ibu Kota kala itu. Saat pawai 17 Agustus tepat depan Istana Negara, sebelum adanya Monas. Abraham Dimara mengacungkan rantai yang terputus.

Melihat hal tersebut, terlintas Bung Karno mendapat inspirasi pembangunan patung pembebasan Irian Barat. Dibuatlah patung yang berlokasi sekitar 1,5 kilometer dari Istana Negara. Berdiri gagah di wilayang Monumen Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng, Jakarta Barat.

Penghargaan

Melansir dari buku karya Carmelia Sukmawati berjudul, Fai Do Ma, Mai Do Fa, Lintas Perjuangan Putra Papua,J.A. Dimara tahun 2000. Mengisahkan sepak terjang Pahlawan Nasional Mayor Abraham Dimara sekligus beberapa penghargaan yang diperolehnya.

  • Perang Kemerdekaan Kesatu, tanda kehormatan yang diserahkan pada anggota Angkatan Bersenjata yang sepenuhnya andil dalam peristiwa Perang Kemerdekaan I.
  • Satyalancana Peristiwa Perang Kemerdekaan Kedua, mengikuti peristiwa Perang Kemerdekaan II.
  • Satya Dharma, berkat jasanya yang telah mendharmabaktikan diri untuk keamanan dan keutuhan NKRI.
  • Satyalancana Bhakti
  • Gerakan Operasi Militer III
  • Satyalancana Perintis Pergerakan kemerdekaan

Berawal dari Unggahan Zack di Instagram

Selebriti tampan kenamaan Indonesia baru saja mengunggah beberapa potret dirinya bersama putra Mayor Abraham Dimara. Dia mengajak siapa pun untuk membantu, baik melalui doa maupun keuangan.

“Kores tetep semangat. Dan pasti sembuh. Please dm me kalau tergerak untuk bantu. Kalau tidak please pray for healing,” tulis Zack Lee.

Berharap Adanya Bantuan

Melihat kondisi Kores yang begitu memprihatinkan, membuat Zack terpanggil untuk bisa mengetuk pintu hati untuk menghargai keturunan Pahlawan Indonesia. Dia berharap ada bantuan untuk keperluan Kores di rumah sakit.

“Saat ini kita butuh sumbangan untuk urus keperluan rumah sakit dan lain-lain,” sepenggal kalimat Zack dalam caption Instagram.

“Kores adalah temen baik kita yang kalau pernah atau sering ke blok m pasti mengenal dia. Orang yang begitu baik dan selalu ceria. Please help us to help him,” tambahnya.

Banjiran Doa Para Rekan

Sosok Kores yang selalu ceria menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang. Meski kondisi sakit, dia masih menunjukkan semangat hidup tanpa mengeluh. Banyak doa dipanjatkan pada Kores disampaikan pada Zack melalui komentar laman Instagram.

“Get well soon Bung Kores, May GOD bless you with good health and longevity, God Bless You too Zack,” tulis akun jamieadityag.

“Get well soon brother.. Kita main ke Jogja lagi..,” tulis farizgarden_art.

“Semangat Res..thanks buat brother Zack and Noel yang terus berjuang..God Bless You,” tulis olosianturi.

“Semoga cepat sembuh Pak Kores, TUHAN Memberkatimu,” tulis estherkanni.

Sumber : merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *