7 Tanda Seseorang Tidak Benar-benar Menganggapmu Teman

7 Tanda Seseorang Tidak Benar-benar Menganggapmu Teman

7 Tanda Seseorang Tidak Benar-benar Menganggapmu Teman

7 Tanda Seseorang Tidak Benar-benar Menganggapmu Teman – Dalam berteman, kamu pasti menginginkan pertemanan yang tulus dan sepenuhnya mempercayaimu, bukan? Namun, sayangnya tak semua orang benar-benar tulus dalam berteman.

Ada yang ingin berteman denganmu karena menguntungkan baginya. Lalu, apa sih tanda bahwa seseorang tidak benar-benar menganggapmu teman?

1. Hanya mengontakmu saat memerlukan sesuatu

Saat kamu memerhatikan temanmu, ia selalu menolak ajakanmu untuk bertemu dan nongkrong. Namun, saat ia membutuhkan sesuatu, ia selalu memaksamu untuk bertemu. Bisa terbilang ia hanya memanfaatkanmu untuk kepentingannya.

Ia bahkan tidak menghubungimu kalau kamu tidak mengontaknya duluan. Kalau ia memang benar-benar menganggapmu teman, ia akan menghubungi dan meminta pendapatmu kalau terjadi sesuatu.

2. Bersikap sebagai teman depanmu, tetapi membicarakanmu di belakang

Melansir dari https://superbandar.live/ saat seseorang yang mengatakan peduli kepadamu, tapi ikut bergosip tentangmu di belakang tentu ia bukan temanmu. Ia hanya ingin mendapat informasi tentangmu untuk disebarkan. Teman yang baik tentu akan berpihak padamu dan gak menyebarkan gosip tentangmu.

3. Merasa dihakimi oleh temanmu

Kejujuran adalah hal yang penting dalam pertemanan. Meski demikian, teman yang baik adalah yang menyampaikan kritik secara membangun dan bukan bermaksud memojokkan atau menjatuhkan.

Namun, jika setelah bercerita, kamu malah menerima kritik yang merendahkan dari temanmu, mungkin kamu bisa mempertimbangkan ketulusannya dalam berteman. Apalagi jika mulai muncul perasaan khawatir menceritakan hal tertentu padanya karena takut menghakimi, mungkin, ia bukan temanmu yang sebenarnya.

4. Ia hanya bercerita tentang dirinya dan tidak mendengarkanmu

Kamu menyadari kalau kamu terus-menerus mendengarkan masalah temanmu, menawarkan nasihat, tetapi temanmu tidak pernah melakukan sebaliknya untukmu. Itu berarti dia hanya peduli tentang dirinya sendiri dan menolak untuk berempati terhadap perasaanmu.

5. Melarangmu untuk melakukan hal yang kamu suka

Kalau temanmu melarangmu untuk melakukan dansa aneh atau menyuruhmu berhenti untuk menyukai suatu band karena anggapan norak, ia mungkin tidak mau mengertimu. Teman yang baik tentu akan berusaha mengerti kesukaan temannya walau ia tidak suka. Ia juga tidak akan melarang teman untuk berhenti melakukan yang teman sukai.

6. Ia tidak berusaha mengenalmu

Untuk mengenal seseorang, kamu tentu perlu waktu yang lama. Kamu perlu banyak menghabiskan waktu bersama dan saling mengenal. Namun, ia tidak mau berusaha lebih dekat denganmu dan tidak meluangkan waktu untuk bersamamu.

7. Ia meledekmu setiap waktu

Teman yang baik tentu bisa saling melempar ledekan tanpa menyinggungnya. Namun, temanmu terlalu sering meledekmu sampai melewati batas. Jika hal ini sering terjadi, sebaiknya katakan apa yang kamu rasakan. Kalau ia tidak dapat menerimanya, berarti ia tidak sepenuhnya menganggapmu sebagai teman.

Kalau kamu menemukan banyak tanda ini dalam pertemananmu, sebaiknya hati-hati dengan temanmu. Cintai dirimu sendiri dengan keluar dari lingkungan pertemanan yang toxic.